Jumat, 10 Desember 2010

KARANG TARUNA

KARANG TARUNA
Organisasi yang ada dalam masyarakat contohnya bisa kita ambil,yaitu karang taruna. Dimana dalam karang taruna banyak sekali wadah-wadah yang dapat ditampung seperti bakat,kreatifitas,kepedulian,dan saling tolong menolong.karena dengan adanya karang taruna bisa mendekatkan para remaja-remaja untuk bisa saling berinteraksi antar sesama dalam hal yang positif.tentunya dalam karang taruna juga butuh struktur keanggotaan seperti ketua,wakil ketua,bendahara,sekretaris,dan seksi-seksi yang ikut serta didalamnya.
Untuk melaksanakan suatu kegiatan tersebut agar berjalan ndengan lancar maka sebelum mendirikan terlebih dahulu harus menyusun suatu keanggotan agar wadah tersebut akan memiliki maksut dan tujuan kedepannya.
Dalam menyusun suatu keanggotaan dibutuhkan suatu planing,pengorganisasian,motivasi,dan pengendalian agar karang taruna tersebut berjalan sesuai dengan prosesnya.
Kegiatan karang taruna sebenarnya mempunyai tujuan yang sangat baik dan bernilai positif jika di proses sesuai dengan rencana.Dimana dengan adanya karang taruna para remaja dapat mengekspresikan bakat serta keahliannya dalam bidang tertentu,serta dapat dapat saling bercerita,berdiskusi,dan juga dapat menyelenggarakan suatu acara yang tentunya bernilai positif dan juga menarik.
Sehingga dengan adanya atau dibentuknya karang taruna para remaja dapat terhindar dari segala tindakan atau perbuatan yang bernilai negatif yang intinya dapat merusak atau menjerumuskan ke hal-hal yang melanggar hukum atau aturan.

PENYALAHGUNAAN DATA

Penyalahgunaan data adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh orang atau sekelompok orang yang bertujuan untuk kepentingan diri sendiri.
contohnya yaitu, penyalahgunaan kredit tanpa anggunan melalui sms, BI menyarankan calon nasabah tak mudah menerima tawaran kartu kredit. Menurut Joni, masyarakat yang tak tegas menyikapi tawaran berutang itu bisa memiliki riwayat kredit yang buruk. Riwayat kredit ini tercatat pada Sistem Informasi Debitur (SID). Jika nasabah banyak menunggak tagihan kartu kredit, maka saat si nasabah mengajukan kredit, bank akan menolak aplikasi tersebut. Oleh sebab itu,dihimbau kepada para nasabah agar  selalu waspada terhadap tawaran-tawaran yang belum jelas asal usulnya.

Minggu, 14 November 2010

SAVE OUR EARTH

Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata dari Bumi 's-udara dekat permukaan dan lautan sejak pertengahan abad ke-20 dan diproyeksikan kelanjutan nya. Menurut 2007 Laporan Penilaian Keempat oleh Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), suhu permukaan global meningkat 0,74 ± 0,18 ° C (1,33 ± 0,32 ° F ) selama abad ke-20. Kebanyakan dari suhu yang diamati meningkat sejak pertengahan abad ke-20 telah disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca , yang dihasilkan dari aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil dan deforestasi .peredupan Global , akibat dari meningkatnya konsentrasi atmosfer aerosol yang memblokir sinar matahari dari mencapai permukaan, telah sebagian balas efek pemanasan disebabkan oleh gas rumah kaca. Model iklim proyeksi diringkas dalam laporan IPCC terbaru menunjukkan bahwa global suhu permukaan kemungkinan akan meningkat lebih lanjut 1,1-6,4 ° C (2,0-11,5 ° F) selama abad ke-21. Ketidakpastian dalam perkiraan ini muncul dari penggunaan model dengan berbeda kepekaan terhadap konsentrasi gas rumah kaca dan penggunaan yang berbeda perkiraan emisi gas rumah kaca di masa mendatang . Peningkatan suhu global akan menyebabkan permukaan air laut naik dan akan mengubah jumlah dan pola curah hujan , mungkin termasuk perluasan dari subtropis gurun . Pemanasan diharapkan akan terkuat di Kutub Utara dan akan dikaitkan dengan terus mundur dari gletser , lapisan es dan lautan es .  kemungkinan efek lain termasuk perubahan dalam frekuensi dan intensitas cuaca ekstrim peristiwa, kepunahan spesies , dan perubahan dalam hasil pertanian . Pemanasan dan perubahan terkait akan bervariasi dari satu wilayah ke wilayah di seluruh dunia, meskipun sifat dari variasi regional tidak menentu. Sebagai akibat dari peningkatan karbon dioksida kontemporer di atmosfer, lautan telah menjadi lebih asam , sebuah hasil yang diperkirakan untuk melanjutkan. 
konsensus ilmiah adalah bahwa anthropogenic pemanasan global yang terjadi. Meskipun demikian, politik dan debat publik terus berlanjut. Protokol Kyoto bertujuan menstabilkan konsentrasi gas rumah kaca untuk mencegah "gangguan antropogenik yang berbahaya". Pada November 2009, 187 negara telah menandatangani dan meratifikasi protokol.

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Global_warming
 
http://www.globalindoprima.com/ 

KEPEMIMPINAN

Gaya kepemimpinan adalah pendekatan lain yang dapat dilakukan untuk memahami kepemimpinan yang sukses dengan cara memusatkan diri pada apa yang dilakukan seorang pemimpin melalui gayanya. Gaya kepemimpinan merupakan suatu cara pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya.
Secara relatif ada 3 macam gaya kepemimpinan yang berbeda, yaitu :
1. Gaya kepemimpinan Otokratis
Adalah gaya kepemimpinan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a.      Semua penentuan kebijaksanaan dilakukan oleh pemimpin
b.      Teknik-teknik dan langkah-langkah kegiatan di dikte di dikte oleh atasan setiap waktu
c.       Pemimpin biasanya mendikte tugas kerja bersama setiap anggota
d.      Pemimpin cenderung menjadi pribadi dalam pujian dan kecammannya terhadap kerja setiap anggota
2. Gaya Kepemimpinan Demokratis
Adalah gaya kepemimpinan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a.      Semua kebijaksanaan terjadi pada kelompok diskusi dan keputusan diambil dengan dorongan dan bantuan dari pemimpin.
b.      Kegiatan-kegiatan didiskusikan, langkah-langkah umum untuk tujuan kelompok dibuat, dan bila dibutuhkan petunjuk-petunjuk teknis,pemimpin mengarahkan dua atau lebih alternatif prosedure yang dapat dipilih.
c.       Para anggota bebas bekerja dengan siapa saja yang mereka pilih dalam pembagian tugas ditentukan oleh kelompok.
d.      Pemimpin adalah obyektif atau ”fact Minded”.
3. Gaya kepemimpinan Laissez Faire
Adalah gaya kepemimpinan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a.      Kebebasan penuh bagi keputusan kelompok atau individu dengan partisipasi minimal dari pemimpin
b.      Bahan-bahan yang bermacam-macam disediakan oleh pemimpin yang membuat orang selalu siap bila dia akan memberikan informasi pada saat ditanya
c.       Sama sekali tidak ada partisipasi dari pemimpin dalam penentuan tugas
d.      Kadang-kadang memberi komentar spontan terhadap kegiatan anggota.

Organisasi informal dapat disebut sebagai suatu bayangan daro organisasi formal. Meskipun organisasi informal merupakan refleksi organisasi formal, tetapi terdapat perbedaan cirri-ciri organisasi yang menonjol, secara lebih khusus Argyris mengemukakan empat bidang utama yang membedakan organisasi formal dan organisasi informal, yaitu sebagai berikut ini :
1. Hubungan-hubungan antar pribadi
Dalam organisasi formal hubungan di antara orang-orang ditentukan sedangkan dalam hubungan informal sangat tergantung pada berbagai kebutuhan para anggota.
2. Kepemimpinan
Para pemimpin ditetapkan dan ditunjukan dalam formal, serta muncul dan dipilih dalam informal.
3. Pengendalian dan Keperilakuan
Organisasi-organisasi formal mengendalikan perilaku karyawan melalui balas jasa dan hukuman.Di lain pihak, kelompok-kelompok informal mengendalikan para anggota dengan pemenuhan kebutuhan.
4. Ketergantungan
Karena kemampuan pada organisasi formal berhubungan dengan balas jasa dan hukuman, para bawahan formal lebih tergantung dari para anggota kelompok informal.
Adapun alasan utama terbentuknya organisasi informal adalah karena adanya kebutuhan-kebutuhan penting yang bersifat manusiawi (human needs ) yang harus dipenuhi dan ternyata tidak dapat dipenuhi oleh organiasi formal.
Berikut ini kebutuhan-kebutuhan yang mendasari terbentuknya organisasi informal :
  1. Kebutuhan Sosial
  2. Rasa memiliki dan Pengenalan diri
  3. Pengetahuan tentang perilaku yang diterima
  4. Perhatian (simpati)
  5. Bantuan dalam pencapaian tujuan
  6. Kesempatan berpengaruh dan berprestasi
  7. Pelestarian nilai-nilai budaya
  8. Komunikasi dan informasi
Disamping itu ada beberapa karakteristik khusus dalam organisasi informal, yaitu :
  1. Standart perilaku
  2. Tekanan untuk menyesuaikan diri
  3. Kepemimpinan informal
  4. Sistem status
Dalam banyak hal, organisasi informal membantu organisasi formal, dan tanpa adanya organisasi informal, organisasi formal akan menghadapi hambatan-hambatan yang lebih berat. Melihat hal tersebut, maka bisa disimpulkan secara garis besar mengenai manfaat organisasi informal, yaitu :
  1. Sebagai pendukung tujuan organisasi
  2. Sebagai alat komunikasi tambahan
  3. Sebagai alat pemuas kebutuhan sosial
  4. Dapat membantu manajer yang kurang mampu
Pembagian departemen atau unit pada struktur organisasi dapat dibagi menjadi 3 (tiga) macam :
1. Departementalisasi Menurut Fungsi
Pada pembagian ini orang yang memiliki fungsi yang terikat dikelompokkan menjadi satu. Umum terjadi pada organisasi kecil dengan sumber daya terbatas dengan produksi lini produk yang tidak banyak. Biasanya dibagi dalam bagian keuangan, pemasaran, umum, produksi, dan lain sebagainya.
2. Departementalisasi Menurut Produk / Pasar
Pada jenis departementalisasi ini orang-orang atau sumber daya yang ada dibagi ke dalam departementalisasi menurut fungsi serta dibagi juga ke dalam tiap-tiap lini produk, wilayah geografis, menurut jenis konsumen, dan lain sebagainya.
3. Departementalisasi Organisasi Matrix / Matriks

Bentut organisasi matriks marupakan gabungan dari departementalisasi menurut fungsional dan departementalisasi menurut proyek. Seorang pegawai dapat memiliki dua posisi baik secara fungsi maupun proyek sehingga otomatis akan memiliki dua atasan / komando ganda. Proyek biasanya diadakan secara tidak menentu dan sifatnya tidak tetap.

Perbedaan dari tata kerja, sistem kerja, dan prosedur kerja dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tata Kerja Sistem Kerja Prosedure Kerja
Merupakan Cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil Merupakan susunan antara tata kerja dengan prosedure yang menjadi satu Merupakan tahapan dalam tata kerja yang harus dilalui suatu pekerjaan baik mengenai darimana asalnya dan mau menuju kemana, serta kapan pekerjaan tersebut akan selesai, maupun alat apa yang digunakan untuk meyelesaikan pekerjaan tersebut.
Tujuan dari tata kerja adalah agar bisa tercapai tingkat efisien yang maksimal Tujuan dari Sistem Kerja adalah agar terbentuk suatu pola tertentu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Tujuan dari prosedure Kerja adalah agar semua prosdure yang ada dapat terdefinisi dengan baik, sehingga meningkatkan fungsi efektif dengan maksimal.

Minggu, 24 Oktober 2010

ORMET

            Ruang lingkup ormet adalah :
- Anailisis organisasi.
- Komunikasi dalam organisasi.
- Tata kerja, prosedur dan system kerja.
- Pentingnya filling.
- Penyimpanan data & dokumen.
- Formulir.
- Pendayagunaan mesin kantor & peralatan.
- Penyusunan tata ruang & perencanaannya.
- Penulisan laporan.
- Penyusunan buku pedoman kerja.
- Penyusunan Anggaran belanja.
- Analisis kepegawaian.
Sedangkan fungsi ormet adalah unit staf atau sebagai pelayan bagi manajer & administrasi dalam melaksanakan fungsi manajemennya yaitu membantu secara teknis dan praktis dalam pelaksanaan teori ormet secara tepat.

           Pada umumnya pada masyarakat kebanyakan memerlukan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup,
           apalagi semakin berkembangnya zaman kebutuhan ekonomi pun semakin meningkat, untuk
           memperoleh uang kita harus bekerja keras. Banyak hal yang dapat kita lakukan dalam mendapatkan
           uang, salah satunya :
1. Bekerja di perkantoran.
2. Menjadi buruh pabrik.
3. Security.
4. Berdagang.
5. sopir, dll. 

Alasan utama yang membuat timbulnya organisasi informal adalah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan manusiawi yang tidak sepenuhnya dapat dipuaskan dalam organisasi formal, misal kebutuhan hubungan sosial, rasa memiliki, dan pengenalan diri, pengetahuan tentang perilaku yang diterima, pelestarian nila-nilai budaya, kebutuhan akan informasi dan komunikasi serta lain sebagainya.
Kebutuhan-kebutuhan yang mendasari terciptanya organisasi informal :
a. Kebutuhan social.
b. Pengetahuan tentang perilaku yang dapat diterima.
c. Perhatian atau simpati.
d. Bantuan dalam pencapaian tujuan.
e. Kesempatan berpengaruh dan berkreasi.
f. Pelestarian nilai-nilai budaya.
g. Komunikasi dan informasi.
h. Hubunngan antara atasan dan bawahan berdasar kebutuhan masing-masing.
i. Pemimpin dipilih berdasarkan kesepakatan.
j. Pengendalian melaui pemenuhan kebutuhan.
k. Kurang tergantung pada pimpinan.

Jendela Johari
Jendela Johari (Joseph Luft dan Harrington V. Ingham) ini mencerminkan tingkat keterbukaan seseorang yang dibagi dalam empat kuadran, Kuadran-kuadran tersebut bisa dijelaskan sebagai berikut:
· Open
Menggambarkan keadaan atau hal yang diketahui diri sendiri dan orang lain. Hal-hal tersebut meliputi sifat-sifat, perasaan-perasaan, dan motivasi-motivasinya. Orang yang “Open” bila bertemu dengan seseorang akan selalu membuka diri dengan menjabat tangan atau secara formal memperkenalkan diri bila berjumpa dengan seseorang. Diri yang terbuka, mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri demikian juga orang lain diluar dirinya dapat mengenalinya.
· Blind
Disebut “Blind” karena orang itu tidak mengetahui tentang sifat-sifat, perasaan-perasaan dan motivasi-motivasinya sendiri padahal orang lain melihatnya. Sebagai contoh, ia bersikap seolah-olah seorang yang sok akrab, padahal orang lain melihatnya begitu berhati-hati dan sangat tertutup, tampak formal dan begitu menjaga jarak dalam pergaulan. Orang ini sering disebut sebagai seseorang yang buta karena dia tidak dapat melihat dirinya sendiri, tidak jujur dalam menampilkan dirinya namun orang lain dapat melihat ketidak tulusannya.
· Hidden
Ada hal-hal atau bagian yang saya sendiri tahu, tetapi orang lain tidak. Hal ini sering teramati, ketika seseorang menjelaskan mengenai keadaan hubungannya dengan seseorang. “Saya ingat betul bagaimana rasanya dikhianati pada waktu itu, padahal aku begitu mempercayainya”. Luka hati masa lalunya tidak diketahui orang lain, tetapi ia sendiri tak pernah melupakannya.
· Unknown
Dikatakan “Unknown”, karena baik yang bersangkutan, maupun orang lain dalam kelompoknya tidak mengetahui hal itu secara individu. Sepertinya semua serba misterius
Jendela Johari juga bisa menjelaskan tingkat keterbukaan seseorang terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.
Orang tipe I:
Merupakan orang yang terbuka. Terbuka kepada orang lain dan terbuka untuk orang lain menilai dan memberi masukan tentang dirinya.
Orang tipe II :
Merupakan orang yang menyembunyikan sebagian dari kebenaran tentang dirinya. Artinya ada hal-hal atau bagian yang dia sendiri tahu tapi orang lain tidak. Contohnya orang yang sakit hati dengan orang lain. Orang lain belum tentu tahu, tapi dia tahu.
Orang tipe III:
Merupakan orang yang buta. Disebut buta karena orang itu tidak tahu tentang sifat-sifat, perasaan-perasaan dan motivasi-motivasinya sendiri padahal orang lain melihatnya. Contohnya adalah orang yang sok akrab, padahal orang lain melihat dia sebagai seorang yang sangat berhati-hati dan tertutup, formal dan begitu menjaga jarak dalam pergaulan.
Orang tipe IV:
Merupakan orang tipe paling tertutup. Tidak mau membuka dirinya keluar maupun menerima pendapat/masukan/feedback dari luar. Panggilan yang tepat untuk yang yang demikian adalah orang yang misterius.

ORGANISASI

Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab (Schein). Karakterisitik organisasi menurut Schein meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan aktivitas di dalamnya.
Tujuan organisasi merupakan keadaan atau tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi di waktu yang akan datang melalui kegiatan organisasi. 

Fungsi-fungsi tujuan:
1.Sebagai dasar bagi organisasi untuk mencapai hasil akhir.

2.Sumber legitimasi guna mendapat sumber daya.

3.Standart pelaksanaan.

4.Sumber motivasi

5.Dasar rasional pengorganisasian.


Parrow
membagi tujuan menjadi :
1.Social goals  : Tujuan Kemasyarakatan

2.Output goals : Pelaksanaan fungsi organisasi.

3.System goals  Pelaksanaan fungsi organisasi

4.Produk goals : Karakteristik barang yang di buat

5.Derivide goals: Tujuan turunan

Menurut Peter Drucker  
Unsur yang harus ada dalam organisasi : 
1.Posisi yang akan di rebut.
2.Produktivitas atau efisiensi.
3.Sumberdaya
4.Provitabilitas
5.Inovasi dan Prestasi
6.Tanggung jawab soslial dan politik 

Contoh 3 Jenis Tujuan :
Tujuan primer     : Nilai ekonomis yang di berikan pada masyarakat dalam bntuk barang dan jasa.
Tujuan kolateral  : Manfaat bagi masyarakat
Tujuan sekunder : Nilai ekonomis dan efektifitas dalam pencapaian.

ORGANISASI MANAJEMEN

Faktor-faktor produksi (SUMBER-SUMBER) YANG DIPERLUKAN: 
¨ Manusia atau Tenaga Kerja (Man/Man Power) 
¨ Uang atau Biaya (Money)
¨ Bahan-bahan atau Material (Materials)
¨ Mesin dan Peralatan (Mechines & Equipment)

Sumber-sumber diatas menurut George R Terry disebut 6M (the six M’s in management) dengan menambah 2 sumber lagi:
           ¨ Tata kerja (Methods) 
           ¨ Pasar (Market)

Dalam kegitan manajemen ke-6 sumber diatas mutlak diperlukan tetapi dalam sudut pandang O & M, Methods & Market tidak disebut sebagai sumber. Metode hanyalah cara yang dipergunakan sedangkan market adalah wahana untuk memperluas sasaran kegiatan.

Efektif
Kata efektif yaitu suatu pencapaian tujuan secara tepat atau memilih tujuan-tujuan yang tepat dari serangkaian alternatif atau pilihan cara dan menentukan pilihan dari beberapa pilihan lainnya. Efektifitas bisa juga diartikan sebagai pengukuran keberhasilan dalam pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditentukan. Misalnya jika suatu pekerjaan dapat selesai dengan pemilihan cara-cara yang sudah ditentukan, maka cara tersebut adalah benar atau efektif.

Efisien
Sedangkan definisi dari efisien yaitu penggunaan sumber daya secara minimum guna pencapaian hasil yang optimum. Efisiensi menganggap bahwa tujuan-tujuan yang benar telah ditentukan dan berusaha untuk mencari cara-cara yang paling baik untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Efisiensi hanya dapat dievaluasi dengan penilaian-penilaian relatif, membandingkan antara masukan dan keluaran yang diterima.

Itulah perbedaan dari kata efektif dan efisien. Efektif lebih kearah melakukan sesuatu dengan benar (do the thing right).  Sedangkan efisien berarti melakukan sesuatu yang benar (do the right thing).

Kegiatan-kegiatan yang termasuk ruang lingkup atau scope dalam O&M adalah:
- Anailisis organisasi
- Komunikasi dalam organisasi
- Tata kerja, prosedur dan system kerja
- Pentingnya filling
- Penyimpanan data & dokumen
- Formulir
- Pendayagunaan mesin kantor & peralatan
- Penyusunan tata ruang & perencanaannya
- Penulisan laporan
- Penyusunan buku pedoman kerja
- Penyusunan Anggaran belanja
- Analisis kepegawaian